 | | Judul Buku | : | GENERAL CHECK-UP KEUANGAN NEGARA PERSPEKTIF ANGGARAN PUBLIK | | Pengarang | : | Dr. Yurisman Star, SE., S.H., M.Si dkk | | ISBN | : | | | Tahun Terbit | : | 2025 | | Jumlah Halaman | : | 244 | | Harga | : | Rp. 50.000 | | Stok | : | 10 | | | Download |
Deskripsi: Buku ini tidak hanya menyajikan analisis mendalam mengenai APBN dan APBD, tetapi juga memberikan perspektif perbandingan internasional, menyoroti praktik-praktik terbaik dari berbagai negara, serta menawarkan Fiscal Health Roadmap sebagai arah kebijakan strategis bagi Indonesia menuju 2045. Pendekatan multidisipliner 6General Check-Up Keuangan Negara yang digunakan—meliputi ekonomi, tata kelola, audit publik, ekologi, dan digitalisasi—menjadikan buku ini relevan tidak hanya bagi para legislator, tetapi juga bagi auditor, perencana anggaran, akademisi, dan masyarakat sipil.
Dan mengapa lembaga legislatif, yang seharusnya menjadi penjaga nurani fiskal, masih menghadapi keterbatasan struktural dalam menjalankan mandat konstitusionalnya? Pertanyaan-pertanyaan inilah yang mendorong penulisan buku ini. Ia bukan sekadar kajian teknis mengenai APBN, APBD, atau mekanisme pengawasan fiskal, tetapi sebuah upaya lebih besar untuk memulihkan posisi moral fiscal dalam tata kelola negara. Saya percaya bahwa keuangan
negara adalah bahasa paling jujur dari arah kebijakan pemerintah. Di dalamnya tercermin keberpihakan, visi, nilai, dan kadang-kadang keberanian politik yang jarang terlihat dalam wacana public.
Sinopsis: Buku ini lahir dari sebuah kegelisahan yang sederhana namun fundamental: mengapa di tengah besarnya harapan rakyat terhadap negara, keuangan publik sering kali tidak mencerminkan kebutuhan riil masyarakat? Mengapa transparansi fiskal masih belum sepenuhnya menjadi budaya, padahal ia adalah fondasi kepercayaan publik?
Dan mengapa lembaga legislatif, yang seharusnya menjadi penjaga nurani fiskal, masih menghadapi keterbatasan struktural dalam menjalankan mandat konstitusionalnya? Pertanyaan-pertanyaan inilah yang mendorong penulisan buku ini. Ia bukan sekadar kajian teknis mengenai APBN, APBD, atau mekanisme pengawasan fiskal, tetapi sebuah upaya lebih besar untuk memulihkan posisi moral fiscal dalam tata kelola negara. Saya percaya bahwa keuangan negara adalah bahasa paling jujur dari arah kebijakan pemerintah. Di dalamnya tercermin keberpihakan, visi, nilai, dan kadang-kadang keberanian politik yang jarang terlihat dalam wacana publik
|
|